ANDONG RIWAYATMU KINI

Andong, Kenanganmu kini Seiring dengan pergeseran kemapanan alat transportasi, Andong menjadi sebuah budaya yang unik walaupun di kebanyakan wilayah sudah tiada lagi bahkan tidak di perbolehkan beroperasi. Sebagai orang yang hidup di Pedesaan saya menyayangkan kepada kebijakan dikota-kota yang tidak mengizinkan ‘sopir’ Andong ini mengoperasikan kendaraannya. Memang harus kita akui bahwa sarana transportasi sekarang ini sudah sangat mendukung, kopata-kopata hadir menggantikan bemo dan mobil-mobil yang tidak layak berkendara lagi. Namun andong tetaplah sebuah alat transportasi yang menurut saya mempunyai banyak kelebihan diantaranya tidak menimbulkan banyak polusi kalau memang ditangani secara serius, begitu juga tidak akan menimbulkan dampak pada kebutuhan BBM yang walaupun kuotanya di tambah setiap tahun tetap saja menimbulkan masalah yang menjadikan kesenjangan kenaikan bahan pangan.
Andong adalah favorite para turist manca, ketika mereka datang hal pertama yang mereka cari selain tujuan utama adalam ragam budaya dan kuliner khasnya. Apalagi di tempat saya yang tak begitu jauh dari Borobudur sebagai situs warisan Dunia, keberadaan andong justru menjadi magnet tersendiri. Pada akhirnya kita punya satu persepsi yang sama bahwa segala kegiatan ekonomi adalah untuk ekonomi, namun andong sebagai warisan budaya juga memerlukan perhatian dari pemerintah, bagaimana mengemas andong menjadi sesuatu yang punya nilai ekonomis tanpa harus menghilangkan unsur keasliannya. (tegelinang Aprili 2013)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s