KOMPLEKSITAS DAN SANG IDIOT

Tenggelam dalam kompleksitas hidup merupakan sebuah dilema yang kadang membuat sebuah keputusasaan sesaat, hal tersebut bukan saja membuat jiwa penuh kebimbangan menghadapi esok namun terkadang pelariannya juga kurang terukur. Banyak idiot mengatakan dalam kekacauannya bahwa mereka lari ke ujung dunia pun tetap akan mendapati masalah yang sama. lalu dimana letak kekeliruannya? Sebenarnya dunia ini tidak punya ujung (ini adalah pendapat pertama dari pendeta copernicus yang kemudian diwarisi oleh galileo-galilei), jadi mereka sebenarnya menjadi seorang idiot ketika mengatakan ingin keujung dunia. Dalam pandangan islam ada sebuah ajaran dimana ketika ada kesulitan disitu ada kemudahan yang tersembunyi, begitu juga dalam ajaran damma menyebutkan perputaran pada roda seperti ajaran jawa,” cokro kang gumingsir”, dalam tao juga ada yaitu kosong adalah berisi, berisi adalah kosong, dalam ajaran tradisional cina digambarkan tentang filsafat ular memakan ekornya.arti dari semua ini adalah bahwa kita selalu punya jalan keluar, tinggal menunggu waktu yang berbicara sementara kita menuntunnya dengan segenap usaha. pesan dari tulisan ini adalah jangan coba-coba anda keujung dunia, sebab anda pasti tak pernah mememukannya.wihara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s